The Usefulness of Useless Knowledge

Manfaat Pengetahuan yang Tidak Berguna

Abraham Flexner, seorang ilmuwan terkemuka, berpendapat bahwa penelitian yang dilakukan dengan dorongan rasa ingin tahu, bahkan ketika tidak memiliki kegunaan praktis langsung, seringkali menjadi sumber kemajuan ilmiah dan manusia yang signifikan.

Flexner mengilustrasikan poin ini dengan contoh-contoh dari komunikasi nirkabel, listrik, dan kimia. Menurutnya, penelitian yang tidak memiliki kegunaan praktis langsung pada awalnya, seringkali berakhir menjadi sumber inovasi yang mengubah dunia.

Contohnya, penelitian tentang komunikasi nirkabel yang dilakukan oleh Guglielmo Marconi pada awal abad ke-20, tidak memiliki kegunaan praktis langsung pada saat itu. Namun, penelitian tersebut berakhir menjadi dasar untuk pengembangan teknologi komunikasi modern yang kita gunakan hari ini.

Demikian pula, penelitian tentang listrik yang dilakukan oleh Michael Faraday pada abad ke-19, tidak memiliki kegunaan praktis langsung pada saat itu. Namun, penelitian tersebut berakhir menjadi dasar untuk pengembangan teknologi listrik yang kita gunakan hari ini.

Flexner menekankan bahwa penelitian yang dilakukan dengan dorongan rasa ingin tahu, tidak harus memiliki kegunaan praktis langsung. Yang penting adalah penelitian tersebut dapat memperluas pengetahuan dan pemahaman kita tentang dunia, dan berpotensi menjadi sumber inovasi yang mengubah dunia.

Oleh karena itu, Flexner berpendapat bahwa penelitian yang tidak memiliki kegunaan praktis langsung, tidak harus dianggap sebagai "pengetahuan yang tidak berguna". Sebaliknya, penelitian tersebut dapat menjadi sumber kemajuan ilmiah dan manusia yang signifikan, dan harus terus didukung dan dikembangkan.

Sumber: faculty.lsu.edu

ارسال یک نظر

0 نظرات