Iran Rusak Sebagian Besar Situs Militer AS di Timur Tengah, CNN Ungkap
Setidaknya 16 situs militer Amerika telah rusak dalam serangan Iran, membentuk sebagian besar posisi AS di Timur Tengah, sebuah penyelidikan baru oleh CNN dapat mengungkapkan.
Menurut sumber yang dapat dipercaya, serangan Iran tersebut telah menyebabkan kerusakan signifikan pada sebagian besar situs militer AS di wilayah tersebut, yang berarti bahwa sebagian besar kehadiran militer AS di Timur Tengah telah terpengaruh.
Penyelidikan ini menunjukkan bahwa Iran telah berhasil menargetkan dan merusak banyak situs militer AS, termasuk pangkalan udara, pelabuhan, dan fasilitas logistik lainnya. Kerusakan ini dapat memiliki dampak signifikan pada kemampuan AS untuk melakukan operasi militer di wilayah tersebut.
CNN tidak menyebutkan secara spesifik lokasi-lokasi yang rusak, namun menyatakan bahwa sebagian besar situs militer AS di Timur Tengah telah terkena dampak. Penyelidikan ini dilakukan setelah serangan balasan Iran terhadap AS pada Januari 2020, yang menyebabkan ketegangan antara kedua negara.
AS belum mengomentari penyelidikan ini, namun sumber-sumber militer AS telah mengakui bahwa serangan Iran telah menyebabkan kerusakan signifikan pada beberapa situs militer.
Penyelidikan ini menambahkan ketegangan antara AS dan Iran, yang telah meningkat sejak penarikan AS dari perjanjian nuklir Iran pada 2018. Kedua negara telah terlibat dalam konflik proxy di beberapa negara di Timur Tengah, termasuk Suriah, Irak, dan Yaman.
0 نظرات